Perizinan PIRT (Bagian Akhir) – Sertifikat PIRT

Hai semuanya!

Pada postingan kali ini, saya akan menyampaikan kabar gembira yaitu kelompok Lili sudah mendapatkan sertifikat PIRT untuk produk Papayek! Yeay!

Sebelumnya, kami diberi tahu bahwa waktu proses dari berkas-berkas setelah inspeksi kira-kira 12-14 hari kerja. Namun saat mencapai hari ke 7, kami sudah mulai menghubungi pihak Dinas Kesehatan dan BPM-PTSP untuk bertanya mengenai proses perizinan dari produk kami. Hingga akhirnya pada tanggal 25 Juli 2017, kami dihubungi dan diberi tahu bahwa sertifikat PIRT kami sudah keluar dan bisa dipakai.

Berikut sertifikat PIRT yang kami dapatkan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang.

PIRT Papayek

Kami bersyukur pada akhirnya kami bisa mendapatkan sertifika PIRT ini walaupun melewati banyak proses yang tentu saja tidak mudah, mengingat ini adalah pengalaman pertama kami dalam mengajukan perizinan untuk PIRT. Tapi melalui semua proses itu, kami belajar banyak dan pada akhirnya menghasilkan buah yang manis.

Untuk teman-teman pembaca yang nanti mau mengajukan perizinan, saya akan memberikan beberapa tips saat melewati prosesnya.

  1. Kumpulkan dan lengkapi berkas dalam waktu yang singkat

Jangan menunda-nunda pengajuan surat dan pengumpulan berkas lainnya. Misalnya, untuk mendapatkan sertifikat PKP (Penyuluhan Keamanan Pangan) diperlukan untuk mengikuti penyuluhan terlebih dahulu. Maka teman-teman harus cepat mencari slot peserta penyuluhan di Dinas Kesehatan terdekat karena penyuluhan hanya dilakukan dalam waktu beberapa bulan sekali.

Begitu pula dengan berkas bukti perbaikan yang harus dimasukkan ke Dinas Kesehatan setelah tahapan inspeksi. Sebisa mungkin berkas tersebut dimasukkan dalam waktu 1-2 hari setelah inspeksi agar petugas cepat memproses perizinan produk kita.

  1. Pro-aktif bertanya kepada petugas

Petugas Dinas Kesehatan dan BPM-PTSP pada dasarnya ingin membantu kita selaku warga untuk mendapatkan izin tersebut. Namun, para petugas tidak mungkin menghubungi terus-menerus dan mengingat kita secara detail. Oleh sebab itu, sebagai pihak yang memiliki kepentingan kita harus lebih proaktif bertanya mengenai progress dari proses pengajuan izin PIRT kita tersebut. Tapi jangan sampai mengganggu para petugas dengan menghubunginya setiap hari ya!

  1. Persiapkan lokasi produksi saat inspeksi

Pada saat proses inspeksi, pastikan lokasi produksi Anda bersih, tertata rapi, setiap pintu ruangan diberi label nama ruangan, setiap kotak bahan baku diberi label nama dan tanggal penyimpanan. Semuanya harus jelas dan bersih, serta tertata rapi agar tidak banyak perbaikan yang dilakukan dan proses pengajuan perizinan dapat berjalan dengan lancar dan cepat.

Sekian kabar gembira dan tips dari saya.

Keep reading!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s